Relawan TIK Kalbar Mensukseskan Acara Indonesia Makin Cakap Digital


Relawan TIK Kalbar Mensukseskan Acara Indonesia Makin Cakap Digital – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI secara resmi memanfaatkan platform Zoom untuk meluncurkan Program Literasi Digital Nasional yang bertajuk “Indonesia Makin Cakap Digital”, yang bertujuan mempromosikan literasi digital sebagai keterampilan hidup yang penting melalui pelatihan yang bertahap dan meluas.

Keterampilan tersebut akan digunakan untuk menjawab berbagai kebutuhan sektor pendidikan, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang menyerap 97% tenaga kerja, serta sektor pertanian yang vital untuk perekonomian – sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.

Pemerintah Indonesia telah memanfaatkan teknologi untuk mengatasi pandemi Covid-19 dan menciptakan peluang-peluang ekonomi baru. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang dirumuskan menjadi program besar “Kementerian Komunikasi dan Informatika: Indonesia Terkoneksi Digital Semakin Maju”.

Kampanye Nasional yang peluncurannya dilakukan oleh Presiden Jokowi itu merupakan bagian dari Program Literasi Digital Indonesia jangka panjang yang bertujuan menjangkau lebih dari 50 juta orang di Indonesia menjadi makin cakap digital pada 2024.

Pemanfaaan Zoom sendiri berfungsi sebagai platform resmi konferensi video dan komunikasi dalam acara hybrid itu. Diluncurkan bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, kampanye tersebut mewujudkan semangat mengatasi berbagai tantangan dan mencerminkan ambisi Indonesia untuk menjadi bangsa yang diberdayakan oleh teknologi.

“Pemerintah Indonesia memanfaatkan Zoom untuk peluncuran ini karena keamanan, kemampuannya untuk mengakomodasi skala besar, dan kehandalan yang sudah terbukti – semuanya penting untuk membantu Bapak Presiden menjangkau dan berinteraksi dengan lebih dari setengah juta penduduk yang tersebar di 514 kabupaten secara serentak, seiring dengan usaha kami untuk meningkatkan literasi digital dan kompetensi masyarakat di Indonesia,” demikian penjelasan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate dalam siaran pers, Jumat (21/5).

Dia menambahkan, peluncuran program literasi digital nasional ini juga selaras dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-113.

“Kesatuan kita sebagai bangsa saat ini ditunjukkan dengan semangat dan optimisme saudara-saudariku semua, yang hadir melalui aplikasi Zoom. Hari ini kita telah mencetak sejarah sebagai salah satu pertemuan daring dengan peserta terbanyak, di mana setidaknya 350.000 partisipan hadir secara virtual. Momentum ini adalah titik transformatif, di mana partisipasi saudara-saudari semua tidak hanya menandai kebangkitan nasional, tetapi juga menunjukkan kebangkitan era digital nasional Indonesia,” kata Johnny.

Menanggapi peluncuran kampanye tersebut, Head of International Zoom, Abe Smith menyampaikan ucapan terima kasih dan memberikan apresiasi sebanyak-banyaknya kepada Kemkominfo RI dan Menkominfo Johnny karena telah mengundang Zoom berpartisipasi dalam kampanye luar biasa ini.

“Merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan tersendiri bagi Zoom karena platform kami dapat dimanfaatkan oleh Pemerintah Indonesia untuk meluncurkan Program Literasi Digital Nasional. Indonesia memiliki ambisi menjadi kekuatan ekonomi terbesar ke-4 di dunia pada 2045. Bahkan negara dengan 270 juta penduduk ini semakin paham teknologi – semua elemen yang bisa meningkatkan daya saing digital Indonesia secara regional sudah tersedia,” katanya.

Smith menambahkan, Zoom mengharapkan terjalinnya keterlibatan yang lebih dekat dan dalam lagi dengan pemerintah dan masyarakat agar kami bisa terus membantu Indonesia dalam mencapai tujuan literasi digital ini.

Ada pun puncak dari acara tersebut adalah pidato Jokowi melalui Zoom Webinars yang kemudian dilanjutkan dengan sesi para menteri dan gubernur menggunakan Zoom Meetings. Acara ini disiarkan secara langsung melalui 16 stasiun TV nasional, serta kanal media sosial lainnya yang melibatkan peserta dari 514 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia, menjadikannya acara peluncuran literasi digital terbesar yang pernah diselenggarakan baik secara daring maupun luring di Indonesia.

Sebagai informasi, dengan dukungan dari mitra Zoom di Indonesia yaitu Kayreach Systems, acara ini diadakan melalui Zoom Meetings dan Zoom Webinars. Acara ini secara handal dan aman mampu ditingkatkan skalanya untuk rencana menampung lebih dari 500.000 peserta, dan disiarkan ke jumlah penonton tak terbatas melalui Youtube dan Facebook Live. Zoom Webinars sendiri memiliki fitur opsi pendaftaran (dengan tindak lanjut lewat pengingat dan email), pelaporan, Tanya Jawab, poling, fungsi untuk mengangkat tangan, dan rekaman MP4 / M4A dengan transkrip.

Kita cukup paham bahwa pemerintah memiliki peranan dan tanggung jawab untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat dari beberapa aspek, salah satu diantaranya adalah pemanfaatan teknologi informasi secara positif. Oleh karena itu dalam satu dasawarsa terakhir sudah begitu banyak program dibuat untuk dapat mencapai tujuan tersebut.

Meskipun begitu, proses peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya dibidang penggunaan dan pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi bukanlah sebuah pekerjaan yang mudah. Kondisi geografis Indonesia yang terdiri dari pulau-pulau dan sebanyak lebih dari 74 ribu desa, tentu saja bukan angka yang sedikit.

Melihat kondisi ini tentu saja pemerintah membutuhkan dukungan dari beberapa stakeholders lainnya yang bisa digandeng untuk menjadi mitra pelaksana di lapangan. Dan salah satu organisasi yang sejak 2014 aktif bergerak memberikan edukasi adalah Relawan TIK Indonesia.

Relawan TIK Kalbar yang memang dalam dua tahun terakhir statusnya di non-aktifkan karena merasa belum menemukan orang-orang yang tepat untuk didelegasikan, juga mengambil bagian dalam kegiatan ini. Langkah selanjutnya adalah menghidupkan kembali Relawan TIK Kalimantan Barat yang selama ini sempat “mati suri”.

Kebetulan beberapa diantara para founder dan member BKR Community berasal dari tim Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Yale Communication, maka rencana ini dapat direalisasikan dengan cukup sempurna.

Sebenarnya selain Relawan TIK Indonesia, ada juga beberapa organisasi lain yang ikut bergerak membantu pemerintah mendukung Gerakan Literasi Digital Nasional ini. Khusus di Kalimantan Barat sendiri, beberapa nama komunitas yang aktif antara lain: Komunitas Blogger Kubu RayaKomunitas Blogger PontianakGradasi Kalbar, dan beberapa lagi lainnya.

Indonesia Makin Cakap Digital

Di bulan lalu, Kementerian Komunikasi dan Informatika telah melakukan kegiatan “pemanasan” sebelum program Indonesia Makin Cakap Digital diluncurkan secara resmi pada tanggal 20 Mei 2021 besok.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate, Gubernur Provinsi Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa; Dirjen Aplikasi Informatika Semuel A. Pangerapan, Staf Khusus Menkominfo Bidang Digitalisasi dan SDM Dedy Permadi, serta Plt. Kepala Balai Monitoring Spektrum Frekuensi Radio Kelas I Surabaya Hamzah Arifuddin.

Sedangkan dari para penggiat literasi digital hadir Ketua Umum GNLD SiberKreasi Yosi Mokalu, dan aktor sekaligus Duta Literasi Digital SiberKreasi Nicolas Saputra.

Modul Literasi Digital

Pada kegiatan tersebut diluncurkan 4 (empat) modul literasi digital, antara lain:

  1. Budaya Bermedia Digital;
  2. Aman Bermedia Digital;
  3. Etis Bermedia Digital; dan
  4. Cakap Bermedia Digital.

Panduan Kurikulum dan Seri Modul Literasi Digital dibuat sebagai rujukan pengembangan kompetensi digital SDM Indonesia, baik melalui sektor pendidikan formal, informal, maupun nonformal. Keempat modul ini melengkapi lebih dari 100 buku panduan literasi digital yang telah diterbitkan sebelumnya dan telah diunduh lebih dari setengah juta kali di website literasidigital.id.

Kurikulum dan modul disusun berdasarkan pada 4 (empat) pilar literasi digital yang utama, yaitu Digital CultureDigital SafetyDigital Ethics, dan Digital Skills. Modul ini merupakan manifestasi kolaborasi dari GNLD SiberKreasi, Jaringan Penggiat Literasi Digital (Japelidi) dan Kementerian KOMINFO.

Alamat
Jalan KH. Abdurrahman Wahid Gg. Tegal Sari 1 No 21 Desa Kuala Dua Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat.

Contact
https://wa.me/6289693950127

E-Mail
feri@yale.sch.id

Website
www.yale.sch.id